Assalamualaikum wr. wb.
Saya adalah seorang anak Adam yang lahir ke Bumi titipan Allah dengan perjuangan yang tak henti sejak Ruh Tak Bernama(Unnamed Soul) ini berada di "Pohon Kehidupan".
Let's check it out!!!
Kamis, 1 maret 1991, lahir seorang bayi suci dari seorang ayah yang bertanggung jawab,sayang, perhatian kepada keluarga dan seoarang ibu yang penuh ketabahan serta kesabaran dalam hidup. Dengan dipotongnya beberapa helaian rambut dari sang bayi, maka Ruh Tak Bernama itu membunyai nama Ahmad Sa'bani, nama yang merupakan anugerah terindah di bulan suci sa'ban.
Hari demi hari saya dibesarkan dengan penuh kasih sayang,perhatian, dan tak terbatas pengorbanan. Inilah sesuatu yang terbesar dalam hidup saya yang tak akan bisa terbalaskan ("Kasih Ibu Sepanjang Masa. Kasih anak Sepanjang Galah") .
Saya pun dimasukkan ke sebuah Taman Kanak-kanak, tahun 1995. Saya termasuk anak yang hiperaktif, sampai-sampai tangan teman saya berdarah karena saya lukai waktu bermain. Saya juga termasuk anak yang agak "kurang", karena saya tak bisa mengeja satu kata pun selama di Taman Kanak-Kanak,apalagi hitungan Matematika. Tapi sejak saat itu, jiwa pemenang dalam Ruh ini tak hanya diam. Wallahu Alam, hanya dengan melihat kata-kata saya mampu membaca kata tersebut tanpa pernah belajar mengeja, saya pun bisa melaksanakan operasi hitungan Matematika tanpa satupun yang membimbing secara dalam. Alhamdulillah, saya mampu menunjukkan kekuasaan Allah, saya selalu meraih 5 besar di 2 Cawu terakhir.
1996-2002. Sungguh perjalanan panjang untuk anak-anak seperti saya dalam menempuh pendidikan di bangku Sekolah Dasar. Berkat didikan orang tua yang Disiplin namun santai, Alhamdulillah prestasi saya selalu di 3 besar. Sejak saat itu kata-kata Belajar telah terformat dalam memori Ruh ini. So, tanpa disuruh pun saya selalu belajar ("Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang Lahat. Hadist Nabi Besar Muhammad saw. ) . Masa ini penuh canda tawa tanpa dosa (Karena Saya belum Baligh) .
2002-2005. Perjalanan berlanjut. Memasuki SMP saya berlanjut baligh, godaan terlalu besar sehingga kadang say jatuh dalam kehinaan dan lupa dengan Sang Maha Besar, ALLAH. Namun Dia tak pernah lupa akan kaumnya, dan saya sering "dijewer" oleh Allah. Alhamdulillah saya selalu berada di jalan-Nya yang lurus. Di masa ini saya masih sering bermain-main, namun saya telah merasakan beban yang berat ditanggung oleh orang tua saya. Alhamdulillah Allah selalu memberi jalan, saya mampu membantu dengan uang dari rangking dan beasiswa saya, dan saya tidak pernah minta uang kepada beliau untuk membeli baju atau mainan.
2005-Mei 2008. Ini tahun-tahun terberat, masih dengan godaan-godaan muda yang menghancurkan. Saya benar-benar lepas dari jalan lurus, dalam jasad ini seakan tercipta sebuah Ruh Hitam yang menenggelamkan Ruh Putih yang selalu menemani saya. Walau masi dengan prestasi-prestasi, saya masih limbung.Jiwa Putih dan Hitam selalu bertarung, hingga sekarang selalu bertarung. Ya Allah, hamba meminta kepada-Mu. Hilangkanlah Jiwa Hitam hamba ini. Hanya Kau lah yang berkuasa atas semua makhluk di alam ini. Amin...
Juni 2008-Sekarang. Alhamdulillah, saya merasa lebih tenang, merasa Allah lebih dekat... My soul n everything in my life just for Allah. La ila ha illAllah. Thanks untuk semua saudara Bani Adam. Kurindukan kita bertemu di JannatunFirdaus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar